Kolose 3:13
"Sabarlah kamu seorang terhadap yang lain, dan ampunilah
seorang akan yang lain apabila yang seorang menaruh dendam terhadap yang
lain, sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu, kamu perbuat jugalah
demikian."
Renungan:
Keluarga Corrie ten Boom memiliki usaha pembuatan jam
tangan di Belanda. Selama Perang Dunia II, mereka sering memberi
perlindungan kepada keluarga-keluarga keturunan Yahudi sebelum akhirnya
seluruh anggota keluarga ten Boom ditawan dan dikirim ke kamp
konsentrasi. Ayah Corrie meninggal 10 hari kemudian. Betsie saudari
Corie juga meninggal di kamp itu. Ketika Betsie dan Corrie berada di
kamp tersebut, iman Betsie telah menguatkan iman Corrie. Iman itulah
yang memampukan Corrie untuk mengampuni orang-orang kejam yang pernah
menjadi penjaga selama ia mendekam di kamp konsentrasi tersebut.
Pada saat kebencian dan keinginan untuk membalas dendam terus merusak kehidupan banyak orang, Corrie menyadari kebenaran ini: Perasaan benci, walaupun kelihatannya dapat dibenarkan, sesungguhnya lebih melukai si pembenci daripada yang dibenci.
Seperti Corrie, masing-masing dari kita memiliki kesempatan untuk mengasihi musuh kita dan memilih untuk mengampuni mereka. Pengampunan tidak berarti kita membiarkan terjadinya pelanggaran, terapi ketika mengampuni kita sedang menyatakan sifat Kristus pada dunia.
Allah akan menolong kita untuk mengenyahkan setiap kemarahan yang menggerogoti jiwa kita. Dan biarkanlah Roh Kudus berkarya untuk memberikan citra Sang Juruselamat dalam diri kita agar hidup kita dapat menjadi kesaksian bagi sesama. Tuhan memberkati.
Doa:
Yesus, taruhlah roh pengampunanMu dalam diriku, agar semua dendam dan kekecewaan yang selama ini menguasai diriku dapat dihancurkan dengan kasih pengampunan yang Kau berikan padaku. Amin